Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

Seperti pada artikel Pertumbuhan dan Perkembangan, ada 3 jenis yang akan kita pelajari. Salah satunya adalah pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Dibantu oleh catatan scnura dan nuurinr.

Cek juga: Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan - Biologi Kelas 12

1. Tahapan Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

1.1. Perkecambahan

Aktivitas promeristem menyebabkan terjadinya pertumbuhan embrio dan perkecambahan pada biji. Perkecambahan terjadi karena pertumbuhan plumula dan radikula.

Berdasarkan letak Kotiledon ketika berkecambah, perkecambahan dapat dibedakan menjadi:

1.1.1. Perkecambahan Hipogeal

Perkecambahan dimana kotiledonnya tertinggal di dalam tanah, epikotil memanjang, dan plumula muncul di atas permukaan tanah. Contohnya seperti jagung dan kacang kapri.

1.1.2. Perkecambahan Epigeal

Perkecambahan dimana kotiledonnya berada di atas tanah, hipokotil yang memanjang, plumula di atas tanah. Contohnya seperti biji buncis dan biji jarak.

1.2. Pertumbuhan

1.2.1 Pertumbuhan Primer

Menyebabkan batang dan akar bertambah panjang. Aktivitas meristem primer menyebabkan pertumbuhan primer di daerah meristem apikal (ujung batang dan ujung akar)

1.2.2 Pertumbuhan Sekunder

menyebabkan diameter batang dan akar bertambah panjang. Pertumbuhan ini disebabkan oleh aktivitas meristem sekunder (lateral). Hanya dialami pada tumbuhan berkambium (gymnos dan dikotil).

2. Faktor-Faktor yang mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

2.1. Faktor Internal

2.1.1 Gen

Gen adalah faktor pembawa sifat menutun yang terdapat dalam sel makhluk hidup.

2.1.2 Hormon

Hormon pada tumbuhan (fitohormon) merupakan senyawa organik yang membantu pertumbuan atau proses-proses fisiologi lainnya. Terdapat 7 hormon yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan:

HormonFungsi
Auksin1. Memacu pemanjangan sel.
2. Memacu pembengkokan batang.
3. Memacu dominansi apikal.
4. Memacu pembungaan dan pembuahan.
5. Memacu partenokarpi (pembentukan buat tanpa fertilisasi, sehingga tanpa biji).
6. Merangsang kambium membentuk xilem dan floem.
Giberelin1. Memacu pemanjangan batang.
2. Memacu perkecambahan.
3. Memacu pembesaran buah
4. Mengahiri dormansi.
Sitokonin1. Memacu pembelahan sel (sitokinesis).
2. Merangsang pembentukan akar dan batang.
3. Menghambat proses penuaan.
Gas EtilenMemacu pematangan buah.
Asam Absisat1. memacu pengguguran daun.
2. Memacu dormansi (istirahatnya biji)
4. Memacu menutupnya stomata.
Asam Traumalin1. Menyembuhkan luka (restitusi)
2. Memacu pertumbuhan organ.
3. Memacu pertumbuhan daun, batang, akar, dan bunga.
Kalin (Fitokalin, Kaulokalin, Rhicokalin, dan Antokalin)

Cek juga: Pertumbuhan dan Perkembangan

2.2. Faktor Eksternal

2.2.1 Air

Air berfungsi sebagai pelarut unsur hara dalam tanah dan memelihara temperatur tanah.

2.2.2 Nutrisi

nutrisi merupakan pupuk. Nutrisi sendiri terbagi menjadi 2, Makronutrien dan Mikronutrien.

2.2.3 Cahaya

Cahaya memengaruhi pembentukan klorofil, fotosintesis, fototropisme, fotoperiodisme, dan fotomorfogenesis.

2.2.4 Suhu

Suhu atau temperatur berkaitan dengan aktivitas enzim dan kandungan air. Perlakuan suhu juga dapat merangsang perkecambahan biji (vernalisasi).

2.2.5 Kelembapan

Memengaruhi laju transpirasi. Jika kelembapan udara rendah, maka transpirasi akan meningkat. Hal ini menyebabkan akar akan menyerap lebih banyak air dan mineral yang akan meningkatkan pertumbuhan tanaman.

Cek juga: KUMPULAN CATATAN BIOLOGI KELAS 12 LENGKAP!

Itulah rangkuman catatan kali ini, sampai bertemu di rangkuman catatan selanjutnya! Rekomendasi Catatan Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan.